Mamah 🤍

 

Mama adalah segalanya.

Di matanya ada langit yang teduh,

di tangannya ada doa yang tak pernah lelah.

Saat dunia terasa terlalu bising,

aku pulang pada suaranya

yang selalu memanggil namaku dengan lembut.

Mama adalah rumah

bukan dari dinding dan atap,

melainkan dari kasih yang tak pernah habis.

Di pelukannya

segala lelah menemukan istirahat,

segala luka perlahan belajar sembuh.

Karena sejauh apa pun langkahku pergi,

pulang yang paling tenang

selalu bernama: Mama. 🤍

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berakhir disini

Jejak yang memudar

Kau yang tinggal di kalimatku